Kategori: Uncategorized

Angsuran KPR turun,berikut penjelasan BTN

“Pemerinrah menurunkan angsuran kredit pemilikan rumah melalui PEN”

INEWS – Wakil Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nixon LP Napitupulu mengatakan penurunan tagihan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) nasabah terjadi karena adanya pencairan dana pemerintah dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Penurunan tersebut sebenarnya sudah tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 138/PMK.05/2020 tentang Tata Cara Pemberian Subsidi Bunga Atau Subsidi Bunga Margin Dalam Rangka Mendukung Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional.

Pada beleid tersebut, penerima subsidi bunga masih terbatas kepada debitur Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Namun kemudian diperluas kepada debitur KPR dengan tipe 70 dan debitur kendaraan bermotor.

“Memang kan dulu ada program PEN, ada PMK yang pembayaran bunga KPR sampai dengan tipe 70. Kan ada yang tiga dan enam bulan. Itu juga sudah mulai masuk ke rekening masing-masing nasabah karena uang itu kan dibayarkan untuk kepentingan masyarakat bukan kepentingan BTN,” ungkap Nixon dalam konferensi pers virtual, Rabu, 10 Maret 2021.

Simak Juga

Dalam hal ini, pemerintah menyetor dana PEN untuk subsidi bunga nasabah KPR sebanyak Rp2,1 triliun. Sehingga tagihan bunga kredit yang seharusnya dibebankan kepada nasabah, dilunasi oleh dana PEN dari pemerintah.

“Sehingga tagihan bunga yang sebelumnya itu memang dibayarkan oleh pemerintah. Makanya ini inquiry saldonya mesti jeli. Jadi ini kan dibayarkan bukan untuk kepentingannya BTN, tapi kepentingannya nasabah,” papar dia.

Selain itu, penurunan tagihan KPR kepada nasabah juga terjadi karena adanya penurunan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK).

Bank pelat merah yang bergerak khusus untuk pembiayaan perumahan itu telah memangkas suku bunganya hingga 270 basis poin (bps).

“Di 2020 dan 2021 ini kita juga menyesuaikan suku bunga KPR itu sendiri. Termasuk di awal Maret kita sudah mengumumkan mengenai SBDK yang terbaru, dan penurunannya cukup signifikan,” jelas Direktur Consumer and Commercial Lending BTN Hirwandi Gafar.

Tags: PEN