in

Blt subsidi gaji akan segera dicairkan

“BLT subsidi gaji akan segera dicairkan”

BLT subsidi gaji tahun anggaran 2020 akan dicairkan kembali. Sebab, masih ada pekerja yang belum mendapatkan BLT subsidi gaji sebesar Rp2,4 juta.

Sisa anggaran BLT subsidi gaji tersebut akhirnya dikembalikan ke Kementerian Keuangan. Namun, pihak Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berencana mencairkan BLT subsidi gaji tahun ini.

Tentunya pencairan BLT subsidi gaji ini jika semua syarat sudah terpenuhi. Sekadar catatan, pekerja yang belum mendapatkan BLT subsidi gaji disebabkan ada masalah di nomor rekening. Jika masalah tersebut selesai, BLT subsidi gaji bisa kembali dicairkan.

“Realisasi kita sudah 98,92%, jadi sudah hampir 100%. Ada sedikit yang karena kita sudah tutup buku harus dikembalikan pada kas negara.

jika memang sudah memenuhi syarat kami akan ajukan kembali ke Kementerian Keuangan untuk bisa diproses,” kata Menaker Ida ketika ditemui usai membuka acara final Debat Virtual Ketenagakerjaan 2021 belum lama ini.

Pemerintah pada 2020 memberikan BLT subsidi gaji yang merupakan bantuan saat pandemi untuk para pekerja dengan pendapatan di bawah Rp5 Juta yang disalurkan dalam dua termin.

Pada termin pertama Agustus-September 2020 telah disalurkan BSU kepada 12.293.134 orang sementara untuk gelombang II November-Desember 2020 disalurkan kepada 12.244.169 orang.

“Yang tersisa sepanjang memenuhi syarat maka akan kami mintakan kembali kepada Kementerian Keuangan,” tambah Ida.

Target penerimaan BLT gaji tahun 2020 sendiri sebanyak 12.403.896 orang dengan anggaran sebesar Rp29.769.350.400.000. Namun, hingga 31 Desember 2020, anggaran itu baru terealisasi sebesar Rp29.416.358.400.000 atau 98,81%. Artinya, dana sisa yang dikembalikan ke kas negara sebesar Rp352.992.000.000.

Nah, untuk mengetahui apakah pekerja akan menerima atau tidak? Kemnaker merinci syarat penerima BLT tersebut.

Melansir Instagram @Kemnaker, Jakarta, berikut beberapa syarat untuk menerima bantuan subsidi gaji/upah.

1.Penerima subsidi harus mereka yang terdaftar sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Tentunya harus dibuktikan dengan NIK.

2.Yang berhak mendapatkan subsidi tersebut ialah pekerja atau buruh penerima gaji atau upah.

3.Terdaftar sebagai penerima aktif program Jamsos BPJS Ketenagakerjaan. Dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan.

4.kepesertaan sampai dengan bulan Juni 2020.

5.Peserta aktif program Jamsos Ketenagakerjaan yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah di bawah Rp5.000.000 (Lima Juta Rupiah). Sesuai dengan upah yang dilaporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan.

Halaman: 1 2

Siapkan,BLT UMKM akan segera disalurkan

5000 KUR BUMN untuk UMKM