in

Ekonomi Indonesia diramalkan naik 4 persen tahun 2021

Promo Transmart Carrefour 11 Desember 2020

“Ekonomi Indonesia diramalkan naik 4 persen Tahun 2021”

Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mengalami kontraksi sebesar 2,19 persen secara tahun ke tahun pada kuartal IV-2020.

Perkembangan ekonomi sepanjang 2020 juga menandai kontraksi pertama sejak krisis keuangan Asia di akhir 1990-an. Vaksin akan menjadi andalan tahun ini untuk memungkinkan dimulainya normalisasi.

Sementara indikator ekonomi domestik mengarah ke awal yang masih dihantui ketidakpastian di 2021, keseimbangan ekspor neto yang lebih kuat ditopang oleh harga komoditas. Serta keputusan pemerintah untuk meningkatkan paket stimulus yang didukung oleh belanja anggaran yang lebih cepat kemungkinan besar akan menjadi faktor penyeimbang utama.

Ekonom Bank DBS Radhika Rao memberikan catatan yang menggembirakan bahwa arus modal kembali masuk di tengah buffers eksternal yang membaik.

Harapan tinggi akan reformasi struktural yang diumumkan pada puncak pandemi. Untuk 2021, Radhika mempertahankan perkiraan pertumbuhan ekonomi di empat persen.

“Kebijakan moneter dan fiskal kemungkinan tetap kolaboratif seperti 2020, dengan Bank Indonesia memperpanjang bias dovish-nya (menjaga kesempatan untuk menurunkan suku bunga jika dibutuhkan nanti).

Kondisi pembiayaan yang kondusif, pertumbuhan kredit turun, dan program pinjaman berjalan lancar,” tuturnya, dalam keterangan resminya, Sabtu, 13 Februari 2021.

Sementara itu, Ekonom Bank DBS Philip Wee memperkirakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) akan bertahan di kisaran Rp14 ribu sampai dengan Rp14.500 per USD pada 2021-2022. Perkiraan ini sejalan dengan tren resesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap USD turun tajam setelah Federal Reserve Amerika Serikat (AS) memberikan stimulus untuk menstabilkan pasar keuangan global.

Rupiah terhadap USD mengalami konsolidasi setelah the Fed berjanji untuk menjaga kebijakan moneter yang longgar dalam mendukung pemulihan ekonomi AS.

“Sejarah juga memperingatkan bahwa begitu pemulihan AS dinilai sudah cukup baik, rupiah akan rentan terhadap ekspektasi arah kebijakan Fed, kurva imbal hasil obligasi AS yang naik, dan akhirnya kenaikan suku bunga oleh Fed,” pungkas Wee.

Iwan fals pun ikut berkomentar tentang pelaporan Novel

Permadi Arya belum jadi tersangka