in

Pakar: Harus Belajar Hukum, Para Pengkritik Anies Baswedan Diserang Balik

INEWS.POLITIK.US – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memang sering dikritik atas kebijakan.

Termasuk tindakan terbarunya yang nekat memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang Sekretaris Daerah Saefullah yang sudah dipastikan meninggal akibat Covid-19.

Namun para pengkritik ini mendapat tanggapan dari Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Musni Umar yang menilai.

Seharusnya mereka belajar tentang hukum sebelum melontarkan kritik tersebut.

“Pengkritik Anies, Sekda DKI dibawa ke DKI harus belajar hukum agar tidak ngawur. Kritikannya kelihatan hebat sehingga viral tapi ‘dungu’,”

Tanggap Musni Umar menanggapi pemberitaan tentang kritik terhadap Anies Baswedan, seperti dilihat PikiranRakyat-Cirebon.com pada Sabtu, 19 September 2020.

Lebih lanjut, ia menjelaskan jenis hukum diskresi yang diartikan sebagai pengambilan keputusan secara sepihak oleh seorang pejabat publik.

“Dalam hukum ada diskresi. Allah punya diskresi, Presiden punya diskresi, Gubernur, polisi punya diskresi lalu lintas,” tambah Musni.

Sebagai informasi, Anies Baswedan mendapat kritik pedas dari Kordinator FAKTA, Azaz Tigor Nainggolan yang menilai upacara terakhir kepada Saefullah dengan membawa jenazah almarhum ke Balaikota, hanya akan berpotensi menjadi klaster baru Covid-19.

“Apalagi saat di Balaikota terjadi penumpukan dan kerumunan orang yang datang ingin melihat memberi penghormatan ke almarhum,”

Halaman: 1 2

Kode Redeem Mobile Legends (ML) September 2020 UPDATE

Hari Ini 20 September 2020 Spin Incubator Galaxy Trooper Hanya 30 Diamond